Assalamu’alaikum Wr Wb
Salam sejahtera untuk kita semua.
Pertama – tama saya sangat bersyukur bisa diterima di
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, kampus perjuangan. Setelah melewati
serangkaian kegiatan pra perkuliahan yang benar benar bikin capek, akhirnya
datang juga hari dimana saya bisa merasakan apa yang namanya kuliah.
Hari pertama kuliah diisi dengan mata kuliah Keterampilan
Interpersonal. Matkul ini termasuk banyak sks nya, yaitu 4 sks. Jujur, saya
bingung dengan matkul ini. Apa sih maksudnya Keterampilan Interpersonal itu.
Dosen pengajarnya adalah Pak Achmad Holil. Beliau cukup unik. Tidak seperti
dosen dosen lain yang selalu memberikan motivasi - motivasi ketika awal
perkuliahan, beliau malah memberikan perspektif - perspektif negatif tentang
kuliah. Untuk apa sih kuliah itu. Mengapa kita harus kuliah? Toh, juga banyak
orang sukses tanpa kuliah. Banyak reaksi dari mahasiswa ketika ditanya beliau
untuk apa kuliah itu. Mulai dari menuntut ilmu, cari pengalaman, membahagiakan
orang tua, ingin sukses, dan lain – lain. Kuliah perlu pengorbanan yang tidak
sedikit. Pengorbanan waktu, tenaga, uang yang tidak sedikit. Itupun, kita
kuliah masih dibiayai oleh Negara. Artinya, kita masih punya hutang kepada
rakyat Indonesia. Mereka membayar pajak untuk mensubsidi kuliah kita. Jadi,
rakyat Indonesia yang dibebankan untuk membayar kuliah kita. Jadi apa yang
harus kita lakukan untuk membalas budi kepada rakyat Indonesia yang telah
membiayai kuliah kita?
Beliau juga menunjukkan bahwa manusia itu memang cepat
berubah. Dan manusia itu cepat berubah ke arah keburukan. Beliau memanggil
salah seorang mahasiswa untuk dijadikan sampel. Mahasiswa tersebut adalah
contoh diantara sekian banyak manusia yang cepat berubah. Ketika masih
menginjak bangku sekolah, kita semua patuh dengan peraturan – peraturan seolah,
termasuk dengan cara berpakaian. Sebelum menjadi mahasiswa, cara berpakaian
kita masih rapi, dengan baju masuk, berdasi, rambut klimis, dll. Namun, setelah
menjan di mahasiswa semua itu telah hilang. Hal itu menunjukkan bahwa manusia
itu memang cepat berubah kearah keburukan daripada kebaikan. Contoh nyata kedua
adalah ketika kita masih SMA, buku catatan masih rapi, diatur menurut mata
pelajarannya. Namun, ketika sudah menjadi mahasiswa, semua mata kuliah
dijadikan dalam satu buku.
Pak Holil kemudian memanggil dua mahasiswa putri untuk
dijadikan sampel kedua. Beliau menunjukkan bahwa manusia itu pasti berbeda.
Mulai dari cara berpakaian, cara ngomong, cara berjalan, cara berdiri, dan lain
– lain.
Di akhir kuliah saya baru sadar apa sebenarnya keterampilan
interpersonal itu adalah keterampilan untuk berkomunikasi, berpenampilan,
membuka diri, mengekspresikan perasaan, menanggapi permasalahan.
Berhubung saya sudah capek nulis, saya sudahi dulu kegiatan tulis - menulisnya. Hehe. Overall, hari pertama kuliah cukup menyenangkan. Semoga kedepannya semakin banyak pelajaran - pelajaran yang saya ambil dari mata kuliah ini. See you next post ^^
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Galang Satria Wicaksana
5213100021
SI ITS 2013
Wassalamu'alaikum Wr Wb
Galang Satria Wicaksana
5213100021
SI ITS 2013
amiiiiinnn.. sukses ya xooob, selamat mencari tau tujuan kuliahmu seperti apa yaa^^ visit my blog delinotes.blogspot.com :D
BalasHapusthanks sudah mengunjungi blog ini ^^
HapusOverall penulisan rapi serta mudah dipahami. Majulah kearah kebaikan dengan menggunakan blog ini :D
BalasHapuskeren kakaaa :D
BalasHapusnice post pek!
BalasHapuskeren pek!
BalasHapus